This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 30 Maret 2011

Seks Bisa Membunuh?

Semburan mendadak dalam intensitas sedang hingga aktivitas fisik intens, seperti jogging atau berhubungan seks, secara signifikan meningkatkan risiko terkena serangan jantung, terutama pada orang yang tidak mendapatkan latihan rutin.

Dokter telah lama mengetahui bahwa aktivitas fisik dapat menyebabkan masalah jantung yang serius, tetapi studi terbaru yang dilakukan peneliti Amerika Serikat membantu untuk mengukur risiko, kata Dr Issa Dahabreh dari Tufts Medical Center di Boston, yang studinya dimuat dalam Journal of American Medical Association.

Tim ini menganalisis data dari 14 studi melihat hubungan antara latihan, seks dan risiko serangan jantung atau kematian jantung mendadak, irama jantung yang mematikan yang menyebabkan jantung berhenti mengalirkan darah.

Peneliti menemukan orang cenderung 3,5 kali lebih mungkin mendapatkan serangan jantung atau kematian jantung mendadak ketika mereka berolahraga dibandingkan saat mereka tidak melakukannya.

Orang-orang itu 2,7 kali lebih mungkin untuk mendapatkan serangan jantung ketika mereka melakukan hubungan seks atau segera sesudahnya dibandingkan dengan saat mereka tidak melakukan aktivitas tersebut. (Temuan ini tidak berlaku untuk kematian jantung mendadak karena tidak ada penelitian yang melihat hubungan antara seks dan kematian jantung.)

Jessica Paulus, peneliti dari Tufts lainnya yang juga bekerja pada studi ini mengatakan risikonya cukup tinggi seperti yang ditunjukkan studi tersebut. Namun demikian periode peningkatan risikonya berlangsung singkat.

"Risiko ini tinggi hanya untuk jangka waktu yang singkat (1 sampai 2 jam) selama dan setelah aktivitas fisik atau seksual," kata Paulus seperti dilansir Reuters, Selasa (22/3).

Karena itu, risiko kepada individu selama periode satu tahun masih cukup kecil, katanya.

"Jika Anda mengambil 10.000 orang, setiap sesi aktivitas fisik atau seksual per minggu dari setiap individu dapat dikaitkan dengan kenaikan 1 sampai 2 kasus serangan jantung atau kematian jantung mendadak per tahun," kata Paulus.

Dia mengatakan bahwa penting untuk menyeimbangkan temuan tersebut dengan penelitian lain yang menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara teratur mengurangi risiko serangan jantung dan kematian jantung mendadak sebesar 30 persen.

"Kami tidak ingin publik menghindari aktivitas fisik dan mengira olahraga itu buruk bagi kesehatan," kata Paulus.

Yang hendak ditekankan adalah orang yang tidak berolahraga secara teratur perlu menjalankan semua program latihan perlahan-lahan, secara bertahap meningkatkan intensitas latihan dari waktu ke waktu.

Mencapai Kepuasan Bercinta

Merasakan puncak kenikmatan saat berhubungan seksual adalah harapan dari setiap pasangan suami istri. Meski wanita seringkali sulit merasakan puncak kenikmatan saat berhubungan seksual, bukan berarti tidak bisa dicapai secara bersama.


Yang terpenting adalah antara Anda dan pasangan terjalin komunikasi yang baik. Ingin mendapatkan kenikmatan sensasional bersama suami? Ini caranya, seperti dikutip dari Modern Mom.

Berbagi beban
Anda dan pasangan sebaiknya selalu saling berdiskusi mengenai berbagai beban hidup yang terkadang bisa menurunkan gairah bercinta. Cara ini bisa meredam stres yang Anda alami, dan membuat Anda lebih bersemangat bercinta.

Olahraga
Cobalah untuk meluangkan waktu beberapa saat untuk diri sendiri. Gunakanlah kesempatan itu untuk berolahraga. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga meningkatkan dorongan dan kepuasan seksual. Yoga bisa jadi pilihan Anda.

Sentuhan
Pastikan Anda dan pasangan Anda selalu punya waktu untuk saling memberikan sentuhan dan pelukan setiap hari. Cara ini akan membuat Anda merasa nyaman.

Membaca dan menonton
Membaca sebuah buku erotis atau menonton film erotis, ini bisa Anda lakukan, baik ketika Anda sendiri atau dengan pasangan.

Spontanitas
Sadarilah bahwa bagi banyak wanita, gairah seksual bisa meningkat lewat sentuhan-sentuhan. Jangan menunggu hingga bergairah bercinta. Sebaliknya, lakukan saja dan menikmatinya.

Sedikit provokatif
Sesekali, Anda bisa terlibat dalam percakapan nakal seputar seks dengan pasangan. Misalnya, kirimkan email seksi atau pesan menggoda di siang siang hari.

Jangan terburu-buruSadarilah bahwa secara umum, untuk mencapai puncak kenikmatan, wanita lebih lambat dibanding pria. Wanita perlu waktu untuk betul-betul bergairah. Hal ini bisa membuat kelelahan dan stres. Ambil waktu yang Anda butuhkan tanpa terburu-buru atau menjadi berorientasi pada tujuan.

KomunikasiKomunikasi dengan pasangan sangat penting sekali. Komunikasikanlah semua hal terkait kehidupan seksual yang Anda alami. Hal ini bisa memecahkan persoalan yang mungkin mengganjal. Ungkapkan keinginan Anda secara jelas dan langsung ke pasangan. (pet)
Baca juga: Alasan Wanita Kehilangan Hasrat Bercinta
- Fantasi Bercinta Wanita Paling Populer

Carissa Putri Hilang ???

Kapanlagi.com - Kabar mengejutkan datang dari artis cantik Carissa Putri yang dikabarkan hilang!!! Dan hilangnya aktris kelahiran Frankfurt Jerman, 12 September 1984 ini tentu membuat teman-teman dekatnya kalut.
Segala cara dilakukan, termasuk mencarinya di jejaring sosial, baik di Twitter maupun di Facebook, tapi tidak ada info secuil pun yang mereka dapat tentang keberadaan Carissasaat ini.
Seakan hampir putus asa, teman-teman Carissa hanya bisa mencoba untuk menghubungi nomor handphone 089636699999. Namun sayang, tak ada seorangpun yang mengangkatnya.
Kami redaksi KapanLagi.com mencoba menghubungi nomor tersebut , tetapi jika kita mengirim pesan pendek (SMS) dibalas dengan pesan singkat: DI MANA CARISSABERADA SEKARANG?!!
Bintang THE TARIX JABRIX ini raib tanpa meninggalkan pesan, ke manakah dia? Sampai saat ini rekan-rekan media tetap berusaha mencari Carissa.
WHERE ARE YOU CARISSA????? Tetapi DI SINI sepertinya ada petunjuk untuk melihat pesan terakhir yang ditinggalkannya sebelum dia menghilang. WEBTORIAL

Merayakan 'Gambar Idoep' Produksi Lokal

Tempo/Panca Syurkani
Tempo/Panca Syurkani
Hari ini, enam puluh satu tahun silam, film Darah dan Doa memulai syuting pertamanya. Garapan sutradara Usmar Ismail itu dianggap film produksi lokal yang pertama: dibuat oleh orang dan perusahaan Indonesia. Maka, 30 Maret pun ditahbiskan sebagai Hari Film Nasional.

Yang menarik, Pemerintah baru menetapkan tanggal itu sebagai Hari Film Nasional pada 1999-- empat puluh sembilan tahun sesudah kejadian. Tepatnya melalui Surat Keputusan Presiden No 25 di masa BJ Habibie, setelah diusulkan oleh para tokoh perfilman.

Sejatinya, Konferensi Kerja Dewan Film Nasional pada 11 Oktober 1962 telah mengusulkan 30 Maret sebagai Hari Film Nasional. Namun, ada penentangan dari golongan kiri yang menganggap karya-karya Usmar Ismail tidak nasionalis atau kontra revolusioner. Dengan meletusnya peristiwa 30 September, wacana Hari Film Nasional pun menguap. Baru dihidupkan kembali pada 1999.

Darah dan Doa dianggap bersejarah karena “asli” Indonesia. Sebelumnya, pada 1949, Usmar Ismail telah menyutradarai dua film Harta Karun dan Tjitra. Karena diproduksi oleh perusahaan Belanda: South Pacific Film, maka kedua judul itu tak dianggap film Indonesia. Usmar lalu hengkang dari Perusahaan film itu dan mendirikan versi lokal: Perusahaan Film Indonesia (PERFINI).

Perusahaan inilah yang kemudian melahirkan Darah dan Doa-- yang semula berjudul: The Long March of Siliwangi. Film yang naskahnya ditulis Sitor Situmorang ini berkisah tentang perjalanan serombongan tentara dan pengungsi. Ada kisah cinta antara seorang prajurit dan wanita Indo-Belanda-- wanita dari kalangan musuh.

Warga kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya di masa itu memang telah mengenal pemutaran film atau gambar idoep. Penduduk Batavia pertamakali melihat gambar hidup ini pada 5 Desember 1900 di Tanah Abang, Kebonjae. Yang diputar perdana adalah film dokumenter dari Eropa dan Afrika Selatan. Bioskop yang terkenal saat itu, antara lain, Rialto di Tanah Abang (kini bioskop Surya) dan Senen (kini menjadi gedung Wayang Orang Baratha) serta Orion di Glodok. Di masa itu, bioskop dipisahkan berdasarkan ras: Eropa, Tionghoa dan pribumi. Yang terakhir kerap disebut “kelas kambing”-- konon karena penontonnya berisik seperti kambing.

Jauh sebelum era Usmar, sejumlah judul karya sutradara dalam negeri telah bertebaran. Disusuri sejarahnya, film cerita yang pertama dibuat di sini adalah Loetoeng Kasaroeng. Film bisu hitam putih ini dirilis oleh NV Java Film Company pada 1926. Berkisah tentang legenda tanah air dan dibintangi pemain lokal, film ini disutradarai duo asal Belanda: G. Kruger dan L. Heuveldorf. Film yang dibintangi anak-anak Bupati Bandung, Wiranata Kusuma II, ini diputar di dua bioskop di kota itu: Elite dan Oriental Bioscoop (Majestic). Selanjutnya, film kedua dibuat Kruger (kali ini di bawah perusahaan Krugers Film Bedrif) berjudul Euis Atjih.

Pada 1928, datanglah Wong Bersaudara dari Shanghai. Awalnya, Nelson Wong datang dan menyutradarai Lily Van Java. Lalu kedua adiknya Joshua dan Otniel Wong ikut ke Indonesia. Mereka bertiga mendirikan Halimoen Film.

Setahun kemudian, Indonesia memasuki era baru perfilman dengan masuknya sinema bersuara. Film bersuara pertama yang diputar di sini adalah Fox Follies dan Rainbouw Man. Karena keterbatasan teknis, hanya secuil bioskop yang mampu menyetel film jenis ini. Film bicara Indonesia pun mulai diproduksi, yaitu Bunga Roos dari Tjikembang (The Teng Chun) dan Indonesia Malaise (Halimoen Film). Kedua film ini tak terlalu meledak.

Lalu datanglah Albert Balink, wartawan Belanda yang bersama Wong Bersaudara membuat film Terang Boelan dan Pareh pada 1934. Balink kemudian mendirikan perusahaan film ANIF -- gedungnya kini menjadi kantor Perusahaan Film Negara (PFN) di Jalan Otto Iskandar Dinata, Jakarta. Meski pun ia cuma menghasilkan 2 buah film, tetapi namanya menjadi terkenal di kalangan dunia film Indonesia sebelum perang. Terang Boelan yang dibintangi Miss Roekiah dan Rd Mochtar menjadi film cerita lokal pertama yang mendapat disambut hangat oleh penonton. Sesudahnya, banyak film lokal yang beredar.

Namun, lantaran proses produksinya melibatkan sutradara atau perusahaan asing, semua judul itu tak dianggap sebagai film asli Indonesia. Barulah Darah dan Doa yang mendapat label seratus persen produksi lokal.

Andari Karina Anom, wartawan Tempo. Ia kerap mengikuti dan menulis seputar isu seni dan budaya.

Ingin Panjang Umur? Tatap Payudara

Jakarta - Sebuah penelitian menyebutkan, bagi seorang pria yang sering menatap payudara, akan memungkinkan memiliki hidup lebih panjang.

Studi yang dimuat di New England Journal of Medicine mengatakan, menatap buah dada yang seksi selama 10 menit sama dengan latihan aerobik selama 30 menit.

Penelitian dilakukan oleh Dr Karen Bouncer dan koleganya di tiga rumah sakit di Frankfurt, Jerman, melibatkan 200 pria. Seratus orang disuruh melihat payudara secara teratur setiap hari, sedangkan 100 pria lainnya dilarang untuk melihatnya.

Studi dilakukan selama lima tahun dan hasilnya menunjukkan kelompok pengintip dada perempuan punya tekanan darah lebih rendah, denyut nadi lebih lambat saat istirahat, dan mengalami gangguan pembuluh darah jantung lebih rendah.

“Kenikmatan seksual memacu denyut jantung dan memperlancar sirkulasi darah,” kata Dr Bouncer.

“Kami percaya jika pria memandang dada ukuran 'cup D’ secara teratur, mereka akan hidup lebih panjang empat atau lima tahun.”

Bouncer menganjurkan kepada kaum pria, terutama usia di atas 30 tahun untuk membaca majalah-majalah 'panas' seperti Playboy yang menampilkan sejumlah perempuan berdada besar.

Selain itu Bouncer juga mnganjurkan pria mengikuti terapi secara teratur seperti di rumah dengan melihat payudara pasangannya. Jika Anda berada di kantor, usahakan bergaul dengan perempuan yang memiliki payudara besar atau sesuai selera masing-masing.

Sedangkan, jika sedang berada di jalanan, mata kaum pria diperkenankan untuk 'jelalatan' melihat payudara perempuan di halte, di bus atau di mana saja, tapi hati-hati kalau sedang mengendarai mobil jangan sampai tertabrak.

Coba curi-curi pandang untuk melihat payudara itu selama 10 menit saja. Alangkah baiknya kalau punya temen cewek yang bisa mem-back-up terapi ini, dengan kata lain dapat memperlihatkan payudaranya hanya selama 10 menit saja setiap harinya.

"Terapi ini harusnya dilakukan secara teratur agar usia Anda jauh lebih muda," pungkas Bouncer.

Cara Cari Cuti untuk Jalan-jalan

Oleh Trinity

Salah satu hal yang bikin saya iri terhadap para pekerja di negara-negara Barat adalah banyaknya jumlah cuti yang mereka terima. Di luar libur akhir tahun dan cuti tahunan, mereka juga mendapatkan libur musim panas.

Sehingga seorang pekerja di Perancis, misalnya, bisa mendapatkan cuti total lima minggu dalam setahun.


ThinkStock
Sementara itu, kita di Indonesia rata-rata cuma punya jatah 12 hari per tahun, itupun sering dipotong cuti bersama. Beberapa kantor malah memberlakukan sistem pro rata. Tiap bulan kita dijatah satu hari cuti. Jadi kalau mulai masuk kerja Januari dan mau cuti di bulan Maret, kita hanya punya jatah tiga hari.

Belakangan, beberapa kantor tidak lagi memperbolehkan kita menabung cuti di luar periode yang ditetapkan (biasanya setahun). Jatah cuti yang tidak digunakan di tahun bersangkutan akan hangus. Tapi bukan berarti kita tidak bisa jalan-jalan dalam waktu yang lama.

Waktu saya jadi "mbak-mbak kantoran", saya pernah cuti hampir sebulan sampai bikin iri teman sekantor.

Berikut beberapa trik bagaimana cara mendapat liburan lama:

Maksimalkan "tanggal merah"Biasanya mendekati akhir tahun kita sering menerima email yang di-forward tentang daftar hari libur nasional tahun berikutnya. Nah, mulailah cek di bulan apa terdapat banyak hari libur. Apakah hari-hari libur itu berdekatan sehingga bisa kita manfaatkan dengan mengambil cuti di antaranya?

Kita bisa juga mencari hari libur yang menghasilkan "harpitnas" lalu cepat-cepat ajukan cuti di tanggal itu sebelum rekan kerja lain mendahului.


Menghemat cutiUsahakan memulai perjalanan liburan di sore atau malam hari di hari terakhir kerja. Selain memperpanjang waktu liburan di tempat tujuan (karena hari berikutnya kita punya seharian waktu di sana), kita juga jadi hemat cuti.

Untuk meninggalkan kantor beberapa jam lebih cepat kan bisa minta izin — jadi jatah cuti aman. Kalau masih kuat, kita bisa juga pulang pada Senin subuh dan langsung bekerja. Sehingga hari Senin tidak perlu cuti.


Menambah jatah cutiMemangnya bisa menambah jatah cuti? Bisa, asal tahu caranya. Di sebagian kantor, bekerja lembur hari Minggu atau libur bisa diganti jatah cuti. Kalau kantor Anda tidak memberlakukan kebijakan itu, pandai-pandailah bernegosiasi dengan atasan. Jadi, mulai sekarang rajin-rajin deh mengajukan diri lembur di saat orang lain leyeh-leyeh di rumah.


Cermat melihat peluangYakinlah bahwa hubungan kerja adalah "human business" dan segala sesuatu bisa dinegosiasikan. Selain kenaikan gaji dan pangkat, performa kerja yang baik juga meningkatkan bargaining power kita, termasuk dalam hal cuti. Saat beban kerja membludak, jangan ragu mengajukan diri untuk mengambil alih pekerjaan rekan yang tidak masuk karena sakit.

Atau kita bahkan bisa bekerja rangkap karena ada rekan kerja yang keluar dan belum ada gantinya. Saat beban menurun, Anda bisa menghadap ke atasan untuk meminta cuti tambahan sebagai "upah".


"Memanfaatkan" libur bersama
Penerapan libur bersama oleh pemerintah ada plus minusnya. Plusnya jelas kita punya hari cuti dan "terpaksa" libur. Minusnya, libur itu diambil dari jatah cuti yang sudah sangat sedikit. Kalau memang kita punya rencana untuk jalan-jalan di saat itu, ya tidak masalah. Kalau tidak?

Lagi-lagi dibutuhkan negosiasi dengan atasan. Ajukanlah "proposal" untuk bekerja saat libur bersama dan mintalah tambahan cuti sebagai gantinya. Tentunya proposal Anda harus masuk akal dan tidak membebani kantor. Misalnya ajukan diri untuk melakukan market survey dan membuat laporannya selama libur.

Baca juga blog Trinity

Berapa Hari yang Dibutuhkan untuk Jalan-jalan?

Oleh Trinity

Saat merencanakan cuti untuk jalan-jalan, seringkali kita malah tidak tahu berapa hari yang dibutuhkan meski destinasi sudah ditentukan. Padahal menentukan durasi perjalanan itu penting.

Kebanyakan dari kita berharap dapat mengunjungi banyak tempat dan melihat banyak hal dalam satu perjalanan. Namun harus disadari, tidak semua tempat bisa dipukul rata dalam hal durasi mengunjunginya. Ada tempat yang bisa dilihat dalam waktu satu jam, ada yang beberapa jam, tapi ada juga yang seharian penuh.

Tanpa perencanaan, seringkali kita akan terbirit-birit di satu tempat, sementara di tempat lain "mati gaya" tidak tahu mau berbuat apa.

Sebenarnya, menentukan berapa lama sebaiknya kita menghabiskan waktu di satu daerah bisa didapat jika kita "memetakan" destinasi dengan baik. Pelajarilah secara detail destinasi liburan Anda. Makin tidak jelas suatu destinasi, harus makin detail info yang Anda gali.

Berikut ini beberapa cara "memetakan" destinasi:

Puluhan kelompok kesenian Jathilan dari lima kabupaten se-DIY melakukan Pawai Jathilan di Jalan Malioboro, Yogyakarta. (Foto: Tempo/Arif Wibowo)

Luas area dan sarana transportasi


Kita ambil contoh destinasi Yogyakarta dan sekitarnya. Area inti kota ini sebenarnya tidak terlalu luas, sehingga bepergian dari satu tempat ke tempat lain tak memerlukan banyak waktu. Sarana transportasi pun mudah didapat dengan banyak pilihan: bus umum, taksi, motor atau mobil sewaan, dll.

Namun bagaimana dengan lalu lintasnya? Ada daerah dan waktu tertentu yang sering macet, contohnya di Maliboro sore hari. Ini berarti Anda harus cermat memilih waktu kunjungan ke daerah tersebut. Sedangkan daerah wisata yang terletak di luar kota (candi Borobudur, misalnya) tentu membutuhkan waktu tempuh lebih lama.

Menentukan skala prioritas


Dari sekian banyak daerah wisata yang ada di Yogyakarta, mana yang akan Anda kunjungi? Jika jawaban Anda adalah semuanya, maka Anda perlu menentukan skala prioritas.

Seandainya mengunjungi candi menjadi prioritas utama, buatlah daftar candi yang akan Anda kunjungi, luas tiap candi dan lokasinya. Catat juga apakah Anda menginginkan hal spesifik seperti menonton sendratari Ramayana pada malam hari di candi Prambanan. Dari situ Anda bisa melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk keseluruhan kunjungan ke candi. Bisa jadi Anda akan menghabiskan waktu lebih dari satu hari hanya untuk melihat candi — mengingat banyaknya candi di sekitar Yogyakarta.

Ukur kemampuan fisik


Jalan-jalan memang mengasyikkan, tapi bukan berarti tidak melelahkan. Jangan ngotot mau melihat banyak tempat tanpa menyisakan cukup waktu untuk istirahat. Kalau Anda menghabiskan waktu dari pagi sampai malam untuk naik turun berbagai candi, berilah kesempatan tubuh Anda untuk sedikit santai keesokan harinya dengan tur ringan.

Jalan-jalan ke satu atau dua tempat di dalam kota sudah cukup. Mungkin bisa ditambah acara memanjakan diri seperti pijat atau spa di sekitar penginapan. Setelah selingan tur ringan satu hari, besoknya Anda bisa kembali "gas pol" untuk mengunjungi berbagai tempat lainnya.

Membuat rencana perjalanan


Setelah mendapatkan gambaran dari tiga tahap di atas, Anda bisa membuat rencana perjalanan (itinerary) dengan detail lengkap dengan jadwal. Jika ternyata waktu yang dibutuhkan lebih panjang dari waktu yang Anda sediakan, kurangilah tujuan yang hendak Anda kunjungi — jangan malah mengurangi waktu istirahat. Kenyamanan perjalanan itu penting, termasuk nyaman dalam arti tidak kelelahan. Kalau dipaksakan, Anda bisa jadi malah jatuh sakit dan merepotkan semua orang.

Memetakan destinasi memang tidak selalu mudah, apalagi kalau destinasi Anda adalah tempat terpencil dan kepastian alat transportasi sulit diandalkan. Untuk kasus seperti itu, menyediakan beberapa hari tambahan/cadangan adalah wajib hukumnya. Jika tidak bisa, ya jangan pergi ke sana.

Juga jangan nekat pergi ke beberapa kota dengan seabrek tujuan kunjungan hanya karena Anda ogah rugi. Alhasil jalan-jalan bukan lagi acara "melihat dan menikmati" tapi sekadar foto-foto untuk "update status”.

Baca juga blog Trinity

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More